Kondisi Umat Islam Indonesia Saat Ini?

Jika membahas mengenai bagaimana kondisi umat Islam Indonesia saat ini, khususnya dalam hal moralitas, maka akan ditemukan satu kenyataan yang rasanya tidak cukup memuaskan. Saat ini, umat Islam di Indonesia sudah terlalu terlena dengan ilmu-ilmu pengetahuan yang semakin banyaknya dan pada akhirnya menjauhkan mereka dari nilai-nilai keislaman yang sebenarnya. Di lain pihak, golongan umat yang lebih sedikit mengenyam pendidikan justru menjadi fanatis terhadap Islam dan kemudian melakukan tindakan-tindakan yang menjurus pada radikalisme. Dari kondisi ini, dapat terlihat bahwa umat Islam Indonesia masih terjebak dalam suatu ketersesatan karena tidak sanggup menunjukkan nilai-nilai keislamannya meskipun sudah mengakui Islam sebagai agamanya. Bisa dilihat dari bagaimana maraknya kasus-kasus besar yang telah menjangkiti para pemimpin bangsa Indonesia saat ini. Mulai dari kasus korupsi yang sangat marak, kerusuhan-kerusuhan atas dalih agama, dan lain-lain. Semua ini bisa terjadi karena masih kurangnya pemahaman akan moralitas yang benar tentang agama Islam oleh sebagian besar umat Islam Indonesia. Dengan kata lain, penanaman benih-benih keislaman umat melalui pendidikan tidaklah cukup berhasil dalam prakteknya.

Penanaman benih-benih Islam dalam umat tidak harus dilakukan dalam sekolah-sekolah yang berbasiskan Islam saja, namun juga di sekolah-sekolah umum. Yang menjadi permasalahannya ialah kurangnya kesadaran untuk menjalani kehidupan bernegara yang sekaligus beragama. Konsep negara (nation) pada dasarnya adalah konsep yang dibawa dari Barat, yang sebelumnya masih sangat asing bagi orang-orang Indonesia. Karena itu, konsep negara ini harus bisa diselaraskan dengan Islam sebagai tempat bernaung umat sebelum konsep negara itu dapat diterima oleh setiap muslim Indonesia. Bisa dilihat dari contoh yang terjadi pada kasus Ahmadiyah beberapa waktu lalu, dimana terjadi penyerangan dan pengrusakan terhadap penganut Ahmadiyah dan juga fasilitas-fasilitas umum lainnya. Pada dasarnya, masalah ini bisa diselesaikan oleh negara melalui jalan hukum, namun masyarakat justru mengambil tindakan terlebih dahulu untuk membereskan masalah ini dengan jalan kekerasan. Meskipun begitu, lambatnya pemerintah untuk mengatasi masalah ini juga menjadi bukti bagaimana ketidaksigapan mereka dalam mengatasi masalah penistaan agama.

Berbagai macam permasalahan negara dan umat tersebut menjadi sesuatu yang sangat disayangkan dan disesalkan, karena dapat dilihat bagaimana moral umat saat ini sudah demikian jatuh. Dan kalaupun menunjukkan kemajuan, sayangnya itu hanya berlaku untuk segolongan umat saja, apalagi dalam dunia politik. Padahal, para pemimpin dan penggerak umat pada masa-masa menuju kemerdekaan sanggup menggerakkan dan membangkitkan umat Islam Indonesia untuk satu tujuan yang mulia (kemerdekaan Indonesia).

Umat Islam Indonesia sebenarnya memiliki potensi untuk maju kedepannya. Selain karena jumlah umat yang besar, umat Islam di Indonesia relatif tidak terlalu mengalami pergolakan-pergolakan yang saat ini tengah melanda Timur Tengah. Selain itu, SDA yang dimiliki sangat banyak dan seharusnya umat bisa menguasai itu dibandingkan orang-orang Barat yang notabene-nya adalah orang asing. Umat Islam sejauh ini sudah memiliki peranan yang besar dalam kehidupan bernegara di Indonesia, namun masih kurang mampu untuk menselaraskannya dengan kehidupan beragama. Karena itu, peningkatan moralitas umat Islam Indonesia harus digencarkan kembali melalui pembaharuan-pembaharuan yang sifatnya tidak bertentangan dengan dasar-dasar Islam dan di lain pihak juga dapat membentuk karakter Bangsa Indonesia yang mayoritas adalah muslim ini.

0 comments:

Poskan Komentar

Copyright © / CATATAN RAHA

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger

Diberdayakan oleh Blogger.